Kerja Kantoran Vs Kerja Lapangan : Mungkin Anda berpikir kerja kantoran membosankan, setiap hari hanya duduk di tempat yang sama. Atau justru Anda berpikir kerja lapangan melelahkan, harus kena panas, hujan, dan debu, bukannya berdiam di ruangan ber-AC. Tentu saja semua ada plus dan minusnya. Tak ada salahnya Anda mengetahui kelebihan dan kekurangan bekerja di kantor atau di lapangan, sebelum menolak tawaran kerja hanya berdasarkan stereotip.
Kenyamanan
Untuk masalah kenyamanan sebagian besar orang tetap memilih bekerja di kantor. Bukan apa-apa, bekerja di dalam kantor artinya Anda berada dalam ruang ber-AC, pakaian selalu rapi dan bersih, bahkan kadang-kadang makanan dan minuman disediakan oleh kantor. Sangat berbeda dengan bekerja di lapangan di mana pekerjanya harus siap menghadapi hawa terik, kemacetan lalu lintas, dan debu. Belum lagi di musim hujan saat Anda harus siap dengan kemungkinan menghadapi banjir.
Fasilitas
Dari segi infrastruktur, beberapa pegawai kantoran yang bekerja di perusahaan yang fun mungkin lebih untung, karena sering kali pegawainya tak hanya diberi fasilitas standar kantor, tapi juga ruangan khusus game, makanan dan minuman gratis, bahkan ruang istirahat. Namun, pegawai lapangan memiliki satu keunggulan, yaitu tunjangan dan fasilitas lapangan. Sebut saja uang jalan, fasiitas kendaraan dari mulai motor atau mobil plus supir, dan uang saku harian saat harus bertugas di luar kota.
Jaringan
Tidak dapat dipungkiri kalau pekerja lapangan akan memiliki jaringan yang lebih luas ketimbang pekerja kantoran. Mereka bertemu banyak orang yang berbeda dan bisa mendapat kenalan baru hampir setiap hari. Berbeda dengan pekerja kantoran yang hanya bergaul dengan teman-teman sekantornya saja. Meskipun begitu, banyak juga pekerja kantoran yang punya banyak jaringan dengan menggunakan media sosial seperti Facebook dan LinkedIn. Jadi isu soal jaringan ini sebenarnya relatif karena tergantung personal pekerjanya.
Jam Kerja
Pekerja kantoran tentu harus mematuhi office hour. Mereka harus mulai bekerja selama 8 jam, biasanya mulai pukul 8 atau 9 pagi hingga pukul 17.00 atau 18.00 kecuali ada pekerjaan yang harus segera selesai yang mengharuskan Anda lembur. Berbeda dengan pegawai lapangan yang memiliki fleksibel. Anda bisa mengatur jam kerja sesuai kebutuhan, tentunya tetap memenuhi target perusahaan. Bila target telah Anda capai dan masih memiliki sisa waktu, Anda bisa memanfaatkan untuk hal lain. Namun kalau Anda tidak pandai mengatur waktu, maka Anda akan memiliki jam kerja yang lebih banyak ketimbang pekerja kantoran.
Pengalaman Kerja
Pekerja kantoran dan pekerja lapangan sama-sama mendapatkan pengalaman yang beranekaragam, meskipun jenis pengalamannya bisa jadi sangat berbeda. Misalnya, pekerja kantoran akan lebih ahli dalam menghadapi urusan administrasi dan pintar menyiapkan presentasi. Sementara pekerja lapangan akan lebih berpengalaman dalam hal berurusan dengan banyak orang, termasuk bernegosiasi.
Kesehatan
Bekerja di kantor menjadikan Anda akan duduk berlama-lama dan sedikit bergerak. Anda akan terhindar dari sinar matahari yang dibutuhkan oleh tubuh. Belum lagi kalau Anda hobi ngemil selama bekerja. Kombinasi duduk lama dan mengonsumsi makanan tak sehat tentu akan berpengaruh bagi kesehatan Anda di masa depan.
Berbeda dengan yang bekerja di lapangan, karena biasanya mereka lebih banyak bergerak dan terkena cahaya matahari. Kehidupan pekerja lapangan yang dinamis juga membuat mereka biasanya jarang ngemil sambil bekerja. Asupan makanan terbatas pada jam makan saja. Tentu saja karena sering berada di luar, pekerja lapangan juga memiliki risiko lain seperti kecelakaan kerja.
Jadi, yang mana yang lebih ideal untuk Anda?
Terimakasih Semoga Bermanfaat...
No comments:
Post a Comment